Thursday, September 11, 2008

Twinkie

Akhir-akhir ini gw lagi penasaran ama yang namanya Twinkie. Berhubung obrolan temen-temen buku-ijo selama di kampus dulu seputar makanan dan cowok, jangan heran ya kali ini gw posting tentang salah satu dari dua topik di atas :p

Banyak disebut di berbagai film, snack yang satu ini dimana ya belinya kalo di Indonesia? Temen-temen ada yang tahu? Abis penasaran banget rasanya kayak apa, kalo ngliat bentuknya sih gw kebayangnya kayak snack bolu kue yang banyak masuk ke Indonesia dari Malaysia itu lho, yang kadang ada rasa anggur, strawberry, dsb. Tapi teteupp penasaran, abis kayaknya kalo yang bermerek Twinkie ini bikin kecanduan banget (katanya Presiden Clinton aja minimal makan satu dalam sehari), sementara kalo gw makan yang bolu-boluan mini itu kok biasa aja ya, malah eneg kalo dah makan lebih dari dua.

Dari Google, ada beberapa info: Twinkie diperkenalkan pertama kali tahun 1933 oleh The Continental Baking Company di Indianapolis, dengan salah satu produknya yang terkenal bernama Hostess. Salah satu pemanggangnya bernama James A. Dewar, mendapat ide untuk memberi nama “Twikies” saat lagi nyetir dan ngeliat iklan billboard di pinggir jalan bergambar sepatu dan tulisannya “Twinkle Toe Shoe Company”, ia menyingkatnya menjadi “Twinkies”. Awalnya, krim di tengah Twinkie berasa pisang, namun sekitar tahun 1940 Perang Dunia II, pisang menjadi langka sehingga perlu dicari krim isi rasa lain, Hostess memutuskan untuk mengganti pisang dengan krim vanilla, dan ternyata produk ini semakin terkenal sehingga sejak ituTwinkie tidak pernah diganti lagi rasanya. Twinkie mencapai puncak kejayaan tahun 1950an. Tahun 1960an, saat banyak ketakutan warga AS tentang nuklir dan banyak dibangun tempat perlindungan bom, Twinkie menjadi salah satu produk paling populer karena slogannya “stay fresh forever", makanan yang bisa disimpan dalam waktu lama.

Ini beberapa resep Twinkie dari websitenya Hostess... Girls, what do u think??? Nyumm nyuum... (ponkyy... wisata kuliner lagi!)
-iRiN